Jamu, Obat Tradisional & Obat Herbal untuk Nyeri Otot-Sendi?

Untuk yang suka membeli sendiri jamu asam urat, jamu rematik, obat tradisional, obat herbal atau bahkan obat medis, untuk nyeri otot-sendi, ada beberapa fakta yang harus anda ketahui:

Bolehkah konsumsi jamu asam urat, jamu rematik, obat tradisional atau obat herbal?

TIDAK BOLEH mengkonsumsi jamu asam urat, jamu rematik, obat herbal dan obat tradisional untuk sakit otot-sendi yang sudah berbentuk kapsul, tablet, atau sacchet. Saya meyakini terdapat campuran obat steroid, anti nyeri atau anti radang lainnya di dalamnya.

Banyak pasien sakit otot-sendi yang mengkonsumsi jamu asam urat, jamu rematik, obat herbal dan obat tradisional untuk nyeri otot-sendi ini mengalami tanda dan gejala efek samping pemakaian steroid jangka panjang. Seperti moon face (muka bulat seperti bulan), borok atau tukak lambung, jamur di kulit, hingga pengeroposan tulang.  

Salah satu tanda jamu asam urat, jamu rematik, obat herbal dan obat tradisional, mengandung obat nyeri atau steroid adalah efek hilangnya nyeri terasa signifikan,  nyeri berat pun bisa hilang. Efek hilang nyeri terasa ½ hingga 1 jam setelah obat atau jamu dikonsumsi. Kemudian nyeri timbul kembali segera setelah konsumsi jamu atau obat herbal itu dihentikan. Persis seperti efek obat nyeri.

Bolehkah membeli sendiri dan konsumsi terus-menerus obat nyeri?

Obat nyeri tipe anti radang, jika diminum terus menerus, dapat menghambat proses penyembuhan jaringan otot-sendi anda yang rusak dan membuatnya kerusakan semakin berat.

Selain itu, beberapa jenis anti radang yang sering dijual bebas di apotik, menimbulkan efek samping, luka lambung, jika dikonsumsi terus-menerus.

Untuk nyeri ringan sampai sedang, obat yang anda dapat beli sendiri adalah paracetamol 500mg. Di minimarket dijual dengan merek PA***OL warna biru. Dapat diminum sampai 3-4x per hari masing-masing 1-2 tablet. Jika tidak mempan, harus dikombinasi dengan obat lain yang didapat dengan resep dokter.

Konsumsi obat nyeri terus-menerus bukanlah solusi nyeri otot-sendi anda. Banyak hal lain yang bisa dilakukan seperti perubahan cara hidup, fisioterapi, alat bantu ortosis, injeksi intervensi serta injeksi regeneratif sendi atau PROLOTERAPI.






Situs lain yang berguna untuk anda:


dr. Aditya Wahyudi, SpKFR
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi
Ahli Otot-Sendi & Cedera Olahraga

Klinik Utama HALMAHERA MEDIKA
Jl. Halmahera no. 2 Bandung

Appointment konsultasi:
Telp 022-4269-0156 atau WA 0817-6040-808


Cara Mengangkat Barang yang Benar untuk Mencegah Sakit Punggung

Berikut cara mengangkat barang yang benar untuk mencegah sakit punggung:

  • Berdiri di dekat barang yang akan diangkat. Masing-masing kaki di sisi kanan kiri barang.
  • Tekuk lutut dan pinggul anda. Jaga punggung tetap tegak.
  • Pegang dan angkat barang dengan menegakkan lutut dan pinggul.
  • Pegang barang sedekat mungkin dengan tubuh dan bawa ke tempat yang dituju.
  • Turunkan benda ke lantai sambil punggung tetap tegak dan menekuk pinggul dan lutut.
  • Berdiri kembali sambil punggung tetap tegak.
  • Hindari mengangkat barang dari lantai dengan posisi membungkuk.
  • Lebih berbahaya lagi, memindahkan barang ke samping dengan posisi badan membungkuk.


Apa yang perlu anda ketahui untuk mencegah sakit punggung, fisioterapi apa yang tepat untuk anda dan mitos soal MRI dan jamu. Silahkan klik di bawah ini:


Ketahui lebih lanjut penyebab sakit punggung anda dan bagaimana pengobatan yang tepat untuk sakit punggung anda. Silahkan klik link di bawah ini:



Situs lain yang berguna untuk anda:


dr. Aditya Wahyudi, SpKFR
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi
Ahli Otot-Sendi & Cedera Olahraga

Klinik Utama HALMAHERA MEDIKA
Jl. Halmahera no. 2 Bandung

Appointment konsultasi:
Telp 022-4269-0156 atau WA 0817-6040-808


Fisioterapi untuk Sakit Punggung: apakah hanya dipanaskan dan disetrum efektif?

Apakah anda atau orangtua anda menderita sakit punggung? Apakah anda mendapatkan tindakan oleh fisioterapi, baik karena inisiatif anda sendiri atau karena disuruh dokter anda?

Apakah tindakannya berupa dipanaskan dan disetrum saja? Apakah diberikan atau dilatih senam atau gerakan-gerakan tertentu yang harus rutin dilakukan?

Sebenarnya, tindakan fisioterapi yang paling penting dilakukan pada penderita sakit punggung adalah yang disebutkan pada kalimat terakhir paragraf di atas, senam atau latihan gerakan-gerakan yang harus rutin dilakukan.

Disetrum, atau diberikan aliran listrik (TENS, interferential) dapat menghilangkan nyeri, tetapi hanya sementara. Tidak memperbaiki apapun. Sama persis seperti kita minum obat anti nyeri. TENS yang paling baik anda lakukan adalah TENS mini yang bisa anda beli dan pakai sepanjang hari, bukan TENS yang ada di fasilitas fisioterapi.

Dipanaskan, baik dengan digosok (ulltrasound), gelombang mikro atau gelombang pendek, hanya membuat otot lebih relaks, dalam batas tertentu. Panas gelombang infra-red hanya dapat menembus kulit 1cm dan tidak bisa memanaskan otot yang dalam.

Beberapa menyatakan dipanaskan dapat mengurangi nyeri, dan juga memperbaiki kerusakan jaringan dengan menambah aliran darah, tapi hal ini memberikan hasil berbeda untuk tiap penyebab dan derajat keparahan sakit punggung.

Traksi, atau ditariknya tulang belakang dengan alat sehingga lubang saraf antara tulang belakang melonggar, seharusnya hanya efektif pada kasus saraf kejepit karena HNP. Faktanya, sebagian besar (96%) penyebab sakit punggung bukanlah HNP. Jadi traksi sering digunakan pada penderita sakit punggung yang sebenarnya bukan karena HNP, hanya disangka HNP.

Juga melonggarnya jepitan di lubang saraf antara tulang belakang akibat traksi tulang belakang hanya sementara, hanya berlangsung selama 5 menit setelah di-traksi, kemudian kembali ke posisi semula. Jadi kalau ada pasien sakit punggung membaik setelah di-traksi, sebenarnya hanya karena efek melemasnya otot, bukan peregangan tulang.

Yang paling penting dilakukan penderita sakit punggung bawah adalah senam atau latihan gerak otot, yang meliputi latihan postur, kekuatan dan kelenturan otot, serta kesigapan (refleks) otot dalam menghadapi ancaman cedera. Beberapa menyebut latihan kesigapan otot ini sebagai latihan core stability.

Latihan ini berbeda-beda tiap pasien, tergantung usia, derajat nyeri, otot-otot mana saja yang bermasalah, juga tergantung kebiasaan berolahraga pasien. Senam atau latihan ini dilakukan sendiri setiap hari.

Namun senam atau latihan itu di awal dan di tiap perubahan level latihan harus dilatih langsung oleh fisioterapis yang kompeten. Bukan berlatih sendiri melihat gambar dari internet atau video dari youtube.

Jika anda sudah mendapatkan latihan itu, baru bisa ditambahkan dipanaskan dan disetrum. Dipanaskan diberikan sebelum latihan peregangan otot agar otot lebih mudah lentur. Disetrum diberikan sesudah latihan untuk mengurangi pegal otot sesudah latihan.

Jadi senam atau latihannya yang utama, sedangkan dipanaskan dan disetrumnya sekunder.

Jika anda mengalami sakit punggung terus-menerus dan hanya diberi obat lalu dipanaskan dan disetrum terus-menerus juga, dapatkan diagnosa yang akurat dan terapi yang tepat dari dokter kami. Latihan otot-otot tulang belakang serta otot-otot anggota gerak bawah merupakan bagian penting dalam pengobatan sakit punggung.



Ketahui lebih lanjut penyebab sakit punggung anda dan bagaimana pengobatan yang tepat untuk sakit punggung anda. Silahkan klik link di bawah ini:


Ketahui lebih lanjut penyebab sakit punggung anda dan bagaimana pengobatan yang tepat untuk sakit punggung anda. Silahkan klik link di bawah ini:



Situs lain yang berguna untuk anda:


dr. Aditya Wahyudi, SpKFR
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi
Ahli Otot-Sendi & Cedera Olahraga

Klinik Utama HALMAHERA MEDIKA
Jl. Halmahera no. 2 Bandung

Appointment konsultasi:
Telp 022-4269-0156 atau WA 0817-6040-808


Sakit Punggung Karena Rusaknya Sendi Kecil di Tulang Belakang

Pada ruas-ruas tulang belakang manusia bagian leher, dada dan perut, di tiap ruasnya terdapat sendi kecil yang disebut sendi facet. Sendi facet menghubungkan antara sisi belakang satu ruas tulang dengan ruas lainnya. Sendi facet seperti sendi-sendi lain memiliki bantalan tulang rawan atau yang disebut kartilago, yang berfungsi menyangga beban dan menghindari gesekan atau benturan antara tulang saat sendi bergerak.

Tulang rawan atau kartilago sendi facet dapat mengalami kerusakan berupa retak atau penipisan (aus). Nyeri dapat terjadi saat kedua sisi sendi facet bersentuhan atau bertumpu satu sama lain karena bantalan penahan antar tulang rusak. Residu atau pecahan kecil dari tulang rawan yang rusak juga memicu reaksi radang tubuh. Akibatnya sendi facet bengkak dan lagi-lagi timbul nyeri.

Sakit punggung akibat kerusakan sendi facet biasanya timbul pada saat beraktivitas sambil berdiri dan dapat berkurang dengan duduk membungkuk. Biasanya juga disertai kram otot di sekitarnya dan penjalaran nyeri ke bagian tubuh lain sehingga sakit punggung terasa kemana-mana. Bisa mirip sakit punggung akibat saraf kejepit.

Jika sakit punggung akibat kerusakan sendi facet ini hanya berlangsung sebentar dan ringan, dapat diberikan obat-obat anti radang atau anti nyeri yang diminum. Jika nyeri lebih hebat, dapat dinjeksi anti radang.

Jika nyeri berlangsung kronis (lebih 2-3 bulan) dilakukan injeksi regeneratif sendi atau PROLOTERAPI.

Injeksi anti radang pada sendi facet dilakukan dengan bantuan visualisasi USG (ultrasonografi, seperti yang digunakan untuk memeriksa ibu hamil) karena sendi facet terletak dalam, tidak bisa diraba dan celah sendinya kecil. Bantuan visual USG juga untuk menghindari jarum suntik melukai organ penting di dekat sendi facet, yaitu akar saraf yang keluar dari tulang belakang.

Tidak berhenti hanya dengan injeksi saja, otot-otot sekitar tulang belakang dan anggota gerak bawah harus dilatih. Latihan bertujuan memperkuat dan menambah kesigapan otot-otot tulang belakang (core stability) agar dapat melindungi sendi facet yang rusak dari cedera atau kerusakan lebih lanjut.

Jika anda mengalami sakit punggung yang tidak kunjung baik, nyeri terasa di punggung saat berdiri sambil beraktifitas dan berkurang dengan duduk membungkuk, serta lagi-lagi divonis saraf kejepit an harus operasi, dapatkan pemeriksaan yang lebih detail dan diagnosa yang akurat oleh dokter yang tepat.

Terapi regeneratif sendi atau PROLOTERAPI dapat mengurangi nyeri dan memperbaiki sendi facet serta memperkuat ligamen-ligamen di sekitarnya.



Ketahui lebih lanjut penyebab sakit punggung anda dan bagaimana pengobatan yang tepat untuk sakit punggung anda. Silahkan klik link di bawah ini:


Apa yang perlu anda ketahui untuk mencegah sakit punggung, fisioterapi apa yang tepat untuk anda dan mitos soal MRI dan jamu. Silahkan klik di bawah ini:



Situs lain yang berguna untuk anda:


dr. Aditya Wahyudi, SpKFR
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi
Ahli Otot-Sendi & Cedera Olahraga

Klinik Utama HALMAHERA MEDIKA
Jl. Halmahera no. 2 Bandung

Appointment konsultasi:
Telp 022-4269-0156 atau WA 0817-6040-808


Sakit Punggung karena Kerusakan Pasak Tulang Belakang

Tulang belakang manusia terbentuk dari 33 tulang tersusun rapi dari kepala sampai tulang ekor. Bagian bawah tulang belakang, yaitu tulang sakrum, tertanam erat di tulang panggul. Persis seperti tiang bendera tertanam dalam pondasinya yang terbuat dari besi dan semen.

Semakin kuat angin menerpa bendera semakin besar beban ditahan oleh pasak tiang belakang dalam pondasi semen itu. Jika angin berhembus kencang tiap hari, dalam beberapa tahun pasak dalam pondasi semen itu dapat rusak.

Demikian juga tulang belakang manusia. Tulang belakang menyangga beban dari berat kepala, rongga dada serta berat anggota gerak atas dan gaya yang timbul akibat gerakannya. Lama kelamaan dengan bertambahnya usia, pasak atau penyangga pondasi tulang belakang dapat rusak.

Penyangga pasak itu terbentuk dari sendi sakroiliaka dan ligamen-ligamen (urat putih) di sekitarnya, yaitu ligamen sakroiliak, sakrotuberosum, illiolumbar dan sebagainya.

Kerusakan sendi sakroiliaka dan ligamen-ligamen sekitarnya akan menyebabkan sakit punggung bawah, lebih tepatnya sakit bokong. Sakit bokong ini biasanya timbul saat berdiri lama disertai aktifitas anggota gerak atas, misalnya berdiri lama saat memasak di dapur atau menyetrika baju.

Sakit punggung bawah karena kerusakan sendi sakroiliaka ini dapat disertai nyeri menjalar sepanjang paha belakang, betis hingga kaki. Akibatnya sakit punggung bawah ini sering disangka dokter sebagai saraf kejepit akibat HNP karena gejalanya mirip.

Pengobatan sakit punggung bawah tipe ini tidak bisa diobati hanya dengan minum obat terus-menerus. Yang pertama dilakukan penderita harus mengurangi kegiatan sehari-hari yang memperberat penyakitnya. Misalnya harus memasak atau menyetrika sambil duduk di bangku tinggi, menghindari menggendong anak terus-menerus, merubah cara kerja di pabrik, dan sebagainya.

Langkah berikutnya, penderita harus melakukan senam khusus berupa latihan peregangan otot-otot punggung dan paha belakang serta latihan kekuatan otot-otot perut dan paha depan.

Senam khusus ini harus dilakukan setiap hari sehingga terjadi perbaikan otot-otot tulang belakang dan sekitar pasak tulang belakang. Jika otot-otot itu mempunyai kekuatan cukup untuk menahan pasak beban tulang belakang, diharapkan beban ke sendi sakroiliaka dan ligamen-ligamen sekitarnya dapat dikurangi dan tidak terlalu nyeri.

Kerusakan sendi sakroiliaka dan ligamen sekitarnya diperbaiki dengan injeksi regeneratif sendi, yaitu injeksi PROLOTERAPI. Injeksi PROLOTERAPI memicu radang ringan yang selanjutnya diikuti proses pertumbuhan dan perbaikan sendi dan ligamen yang rusak.

Jika anda mengalami sudah berbulan bahkan tahunan menderita sakit punggung bawah, sudah bosan minum obat nyeri terus-menerus, sudah fisioterapi berulang kali belum ada perbaikan nyata, atau lagi-lagi divonis saraf kejepit dan harus operasi, anda dapat memeriksakan diri ke kami.

Dapatkan diagnosa yang akurat dan pengobatan yang tepat. PROLOTERAPI adalah pengobatan terbaik untuk sakit punggung bawah akibat kerusakan sendi sakroiliaka dan ligamen sekitarnya.



Ketahui lebih lanjut penyebab sakit punggung anda dan bagaimana pengobatan yang tepat untuk sakit punggung anda. Silahkan klik link di bawah ini:


Apa yang perlu anda ketahui untuk mencegah sakit punggung, fisioterapi apa yang tepat untuk anda dan mitos soal MRI dan jamu. Silahkan klik di bawah ini:



Situs lain yang berguna untuk anda:


dr. Aditya Wahyudi, SpKFR
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi
Ahli Otot-Sendi & Cedera Olahraga

Klinik Utama HALMAHERA MEDIKA
Jl. Halmahera no. 2 Bandung

Appointment konsultasi:
Telp 022-4269-0156 atau WA 0817-6040-808


Sakit Bokong Paling Sering: Sindroma Piriformis

Sakit punggung bawah paling sering akibat Sindroma Piriformis. Lebih tepat disebut sakit bokong atau sakit pantat, bukan sakit punggung bawah. Sakit punggung bawah Sindroma Piriformis ini yang banyak disalah diagnosa sebagai sakit punggung karena saraf kejepit (HNP).

Di bokong (pantat) kita, ada otot yang namanya Piriformis. Otot ini terletak kedalaman kurang lebih 6 cm dari permukaan bokong kita. Otot ini berfungsi memutar dan menarik tulang paha kita ke arah luar. Otot piriformis berfungsi juga sebagai ‘stabilizer’ atau tali penyangga dari tulang belakang kita saat kita berdiri dan beraktifitas.

Pada kondisi tertentu, otot piriformis  terpaksa kontraksi terus-menerus. Biasanya pada wanita dengan hiperlordotik tulang belakang lumbal (perut maju ke depan dan pantat mundur ke belakang) atau dengan tulang belakang yang sudah kaku karena usia. Bisa juga pada orang yang melakukan gerakan rotasi tulang paha yang berulang-ulang tiap hari. Misalnya supir angkot atau orang dengan Morton toe’s (jari telunjuk kaki lebih panjang dari jempol kaki).

Akibatnya, otot kelelahan, timbul asam laktat yang menyebabkan nyeri. Otot yang kontraksi terus-menerus juga bisa membentuk ikatan permanen diantara serabut-serabut ototnya. Akibatnya lagi, otot tidak bisa melemas secara otomatis walau kontraksi sudah berhenti, dan disertai nyeri yang menetap.

Di sisi depan otot piriformis, ada saraf ischiadicus, yaitu saraf yang mempersarafi paha, tungkai dan kaki. Kadang saraf ischiadicus ini posisinya menembus otot piriformis. Jika otot piriformis menegang atau kontraksi terus menerus, bisa terjadi jepitan saraf ischiadicus.

Akibatnya bisa timbul nyeri dan baal kesemutan di paha, tungkai dan kaki sesuai sepanjang persarafan saraf ischiadicus. Inilah yang sering disangka sebagai saraf kejepit akibat HNP di punggung bawah, karena area yang terkena nyeri dan baal kesemutan sama.

Pengobatan untuk sakit punggung akibat Sindroma Piriformis bukan hanya minum obat anti nyeri, tetapi meliputi perubahan kebiasaan sehari-hari, latihan peregangan otot, injeksi otot piriformis, hingga pembedahan jika semua tindakan sudah dilakukan tetapi tidak ada perbaikan.

Yang pertama harus dilakukan adalah merubah kebiasaan sehari-hari.

  1. Hindari aktifitas yang memicu kontraksi terus-menerus otot piriformis (misal hindari berdiri lama, jadi kalau memasak atau menyetrika baju harus sambil duduk di kursi tinggi).
  2. Hindari kontraksi otot berulang (misal hindari menyupir mobil saat macet lama, hindari dibonceng sepeda motor dalam waktu lama).
  3. Hindari posisi otot memendek dan menekan otot piriformis (hindari duduk sila di lantai, hindari duduk mengangkang/membuka paha dalam waktu lama).

Berikutnya otot piriformis yang kontraksi terus-menerus itu harus diregangkan setiap hari hingga lemas. Dengan cara menyilangkan paha dan menariknya hingga otot piriformis terasa teregang. Latihan berikutnya yang harus dilakukan juga adalah peregangan otot-otot penyangga tubuh dan penguatannya (core stability).

Sebelum diregangkan tiap hari di rumah, otot piriformis sebaiknya dinjeksi terlebih dahulu.. Injeksi piriformis harus dengan bantuan visual USG (ultrasonografi) karena otot piriformis terletak dalam, kurang lebih 5-6 cm dari permukaan kulit. Bantuan visual USG juga untuk menghindari risiko menusuk saraf ischiadicus di depannya.

Jika anda menderita sakit punggung bawah, nyeri terutama di bokong, ada nyeri baal dan kesemutan di sepanjang anggota gerak bawah, atau anda didiagnosa saraf kejepit karena HNP dan dikatakan harus operasi, datanglah ke dokter yang tepat. Dapatkan pemeriksaan yang akurat dan penanganan yang benar dan efektif untuk sakit punggung bawah anda.

Pengobatan Sindroma Piriformis bukanlah pemberian obat nyeri terus-menerus, tetapi berupa perubahan cara hidup, latihan otot, injeksi dengan USG, serta pembedahan jika semua cara tidak berhasil.



Ketahui lebih lanjut penyebab sakit punggung anda dan bagaimana pengobatan yang tepat untuk sakit punggung anda. Silahkan klik link di bawah ini:


Apa yang perlu anda ketahui untuk mencegah sakit punggung, fisioterapi apa yang tepat untuk anda dan mitos soal MRI dan jamu. Silahkan klik di bawah ini:



Situs lain yang berguna untuk anda:


dr. Aditya Wahyudi, SpKFR
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi
Ahli Otot-Sendi & Cedera Olahraga

Klinik Utama HALMAHERA MEDIKA
Jl. Halmahera no. 2 Bandung

Appointment konsultasi:
Telp 022-4269-0156 atau WA 0817-6040-808